Tampilkan postingan dengan label Temu Karya Nasional 2013. Tampilkan semua postingan

Temu Karya Nasional V Relawan PMI Berakhir




Setelah berlangssung selama 1 pekan (24-30 Juni), ajang Temu Karya Nasional V 2013 relawan PMI resmi ditutup. Penutupan dilakukan oleh Menkokesra Agung Laksono pada Minggu, 30 juni 2013 di Lapangan Utama Wisata Perkemahan Selorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur.
Hadir bersama Menkokesra, Ketua Umum PMI Jusuf Kalla, Bupati Kabupaten Malang sekaligus Ketua PMI Kab. Malang Rendra Kresna,dan Sekretaris Jenderal PMI Budi A.  Adiputro. Dalam amanatnya, Menkokessra menyatakan selamat dan apresiasi kepada relawan yang dengan semangatnya menyukseskan TKNV di Selorejo.
"Saya sangat mengapresiasi relawan PMI yang melakukan tugas-tugas kemanusiaan dengan kegigihan dan keteguhan yang selama ini djalankan dengan profesional," kata Menkokesra.
Atas nama pemerintah, Menkokesra juga meminta dukungan relawan PMI yang juga bekerja di bidang kesehatan untuk dapat membantu program-program kesehatan pemerintah, seperti jaminan kesehatan nasional.
"Program kesehatan yang djalankan pemerintah perlu sebuah kerjasama dan sinergi komponen bangsa, termasuk relawan PMI yang juga bergerak di bidang kesehatan," ujar Menkokesra.
Sementara itu, di depan para relawan Ketua umum PMI Jusuf Kalla meminta para relawan usai TKNV ini untuk terus meningkatkan keahlian dan pengetahuan mereka demi pelayanan yang lebih baik di masyarakat.
"Saya harap setelah TKNV relawan semakin memiliki ketrampilan, kemampuan dan pengetahuan yang tinggi untuk secara ikhlas memberikan layanan ke masyarakat," jelas Jusuf Kalla.
Di tengah penutupan dibacakan komitmen nasional relawan PMI yang intinya adalah. relawan PMI akan semakin memberikan pelayanan secara profesional, mengembangkan ketrampilan, memberikan sumbangan nyata dalam pengambilan keputusan terkait relawan dan bertanggung jawab untuk menjaga lingkungan agar aman dan bebas dari kekerasan.
 
Di akhir penutupan, panitia membacakan penilaian dan penghargaan masing-masing bidang kegiatan kepada para kontingen pemenang. Salah satu kategori adalah peringkat kontingen terbaik. Kontingen Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Jawa Timur dan Sumatera Barat termasuk kontingen di peringkat pertama dari 22 kontingen terbaik peringat 1. 


Sumber : www.pmi.or.id
Rabu, 24 Juli 2013
Posted by KSR PMI Kota Samarinda

Gebyar Pentas Seni Relawan



Relawan Palang Merah Indonesia yang biasanya bertugas di bidang kemanusiaan ternyata juga memiliki jiwa seni yang tinggi. Aksi luar biasa ditampilkan para relawan yang mewakili tiap-tiap kontingen, sehingga bukan hanya terampil di bidang kepalangmerahan saja, mereka juga bisa membuktikan bakat seni mereka di panggung pentas seni.

Panggung hiburan ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian kegiatan Temu Karya Relawan Nasional V (TKNV). Kegiatan yang digelar setiap malam ini selalu dipenuhi penonton, baik dari para peserta maupun masyarakat sekitar Waduk Selorejo sendiri.

Relawan yang tampil dipilih secara acak setiap malam dan menampilkan 6-7 pertunjukan. Panita pelaksana Indra Yogasara menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan hiburan dan memperkenalkan kekayaan seni budaya dari masing-masing provinsi di seluruh Indonesia kepada masyarakat sekitar Selorejo.

”Pentas seni ini juga sebagai tempat bagi relawan untuk menyalurkan jiwa seni mereka”, ungkapnya.
Lokasi pagelaran pentas seni berada di depan pintu gerbang Waduk Selorejo. Masyarakat sekitar pun sangat antusias untuk menyaksikan pentas seni dan ternyata mereka sangat terhibur dengan adanya panggung seni ini.

“Tidak perlu keliling indonesia, cukup disini saja sudah cukup” celoteh Joko, warga Selorejo.
Selain masyarakat sekitar, pentas seni juga menjadi hiburan tersendiri bagi peserta TKNV. Setelah seharian melakukan berbagai aktivitas yang menguras tenaga dan pikiran, menonton pentas seni menjadi salah satu alternatif hiburan di TKNV.

Siti Aminah asal DKI Jakarta mengaku senang dengan adanya panggung hiburan yang baginya sangat menyegarkan pikiran setelah seharian sibuk mengikuti TKNV.

Sumber : www.pmi.or.id
Posted by KSR PMI Kota Samarinda

Semarak Ikon Daerah Perkemahan Relawan


Sungguh meriah dan berwarna perkemahan kontingen relawan Temu Karya Nasional V 2013 Relawan PMI (TKNV). Bumi perkemahan kontingen relawan peserta TKNV ini dihiasi dan menampilkan ciri khas serta budaya daerah masing-masing. Perkemahan juga diramaikan dengan atraksi musik tradisional dan relawan yang memakai pakaian adat daerahnya. 
Tenda kontingen DKI Jakarta misalnya, dihias dengan ikon terkenal daerah Betawi, yaitu Ondel-ondel. Tugu Putih yang menjadi cirri khas kota Jogjakarta hadir di tengah-tengah perkemahan kontingen DIY. Tidak kalah menarik patung Ogoh-ogoh Hanoman di Kontingen Bali dan miniatur bunga raflesia di tenda perkemahan kontingen Bengkulu.
“Ogoh-ogoh yang kami hadirkan menjadi simbol tentang relawan yang ikhlas dan gemar menolong,” ungkap Budi Suharjo, Kepala Markas  PMI Bali .
Sementara Tugu Putih di perkemahan kontingen DIY yang memiliki arti sebagai simbol pemersatu.
“Tugu Putih asli yang berada di jantung kota,  berbentuk persegi dan ujungnya bulat dengan tinggi 25 meter adalah peninggalan Belanda yang bermaksud untuk memecah belah masyarakat Jogjakarta” jelas Yono anggota kontingen DIY.
Simbol lainnya yang tidak kalah terkenal adalah Ondel-ondel Jakarta yang menjadi ciri khas orang Betawi dan biasa dibuat sepasang sebagai penghias acara pernikahan dan kegiatan adat.
”Semua orang bisa bermain sebagai ondel-ondel, asal mereka kuat karena boneka ini biasanya dibuat dalam ukuran besar,” jelas M.Muchtar dari kontingen Jakarta.
Lalu, apa cerita dibalik simbol Bunga Raflesia Arnoldy dari Bengkulu?
”Bunga Raflesia ditemukan pertama kali di pegunungan Taba Penanjung sebagai bunga tunggal. Diberi nama gabungan Gubernur Belanda bernama Raffles dan ilmuwan Belanda Arnoldy,” jelas Almasir, pendamping kontingen Bengkulu.

Sumber : www.pmi.or.id
Posted by KSR PMI Kota Samarinda

3 Ribu Kompor untuk PMI



Di tengah ativitas berkemah saat Temu Karya Nasional V 2013, relawan Palang Merah Indonesia (PMI) menerima 3 ribu kompor Smart Stove dari Bank Mandiri. Bantuan kompor diterima oleh Kepala Divisi Penggalangan Dana Markas Pusat PMI, Dheni Prasetyo dari sang pembuat smart stove Achmad Ferdiansyah dan Ahmed Tessario di gudang utama TKNV, Rabu (26/6).
Bantuan smart stove dengan inovasi green flame berbentuk padat (gel) diberikan ke PMI sebagai bagian dari program sosial yang dilakukan Bank Mandiri. Dijelaskan Achmad Ferdiansyah, bantuan kompor ini sangat cocok untuk dipakai saat kegiatan outdoor dan akan berguna saat terjadinya bencana.
“Bantuan kompor ini kami berikan ke PMI untuk dapat digunakan oleh relawan PMI yang sering berkegiatan outdoor. Melalui PMI, kami harap bantuan ini juga bisa disalurkan ke masyarakat yang membutuhkan, terutama saat ada bencana” jelas Achmad Ferdiansyah.
Bentuk smart stove yang kecil dan penggunaannya yang mudah menjadikan kompor ini sebagai bantuan yang berguna bagi relawan dan masyarakat. Selain untuk kegiatan outdoor, kompor ini biasa digunakan untuk cathering saat pesta atau acara perkawinan. 
“Bentuk kompor ini memungkinkan digunakan dimana saja dan penggunaanya juga sangat mudah. Ini adalah bantuan yang sangat berguna, terutama bagi relawan,” kata Dheni Prasetyo. 
Bantuan kompor ini dilengkapi dengan bahan refill green flame. Masing-masing botol berisi 600 mil bahan Bioetanol yang ramah lingkungan.
“Satu kaleng berisi bioetanol bisa tahan sampai 2.5 jam ketika digunakan. Sementara kalengnya juga bisa digunakan sampai berkali-kali. Sementara kompornya terbuat dari bahan plat,” jelas Ahmed Tessario.
Bantuan 3 ribu smart stove ini merupakan bagian dari komitmen Bank Mandiri untuk menyalurkan 10 ribu bantuan kompor ini ke PMI. 
 
Untuk informasi lebih lanjut:
 Ketua Panitia TKNV Relawan PMI 2013, Muhammad Muas, Hp. 0812 802 4807 atau dr. Lilis Wijaya, Kepala Divisi Relawan Markas Pusat PMI, Hp. 0878 8181 8465. Kontak Media: Kepala Biro Humas Markas Pusat PMI, Aulia Arriani, Hp. 0816 795 379.

Sumber : www.pmi.or.id
Posted by KSR PMI Kota Samarinda

Temu Karya Nasional V 2013 Relawan PMI Resmi Dibuka


Ajang pembinaan dan pengembangan relawan Temu Karya Nasional V 2013 Relawan PMI Palang Merah Indonesia resmi dibuka. Pembukaan secara resmi dilakukan oleh Wakil Presiden Boediono di lokasi acara TKNV di Bumi Perkemahan Bendungan Selorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, Senin (24/6).

Wakil Presiden Budiono hadir di lokasi bersama rombongan yang terdiri dari Menteri Koperasi & Usaha Kecil Menengah (UKM) Syarief Hasan, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari,  dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Syamsul Maarif. 

Dalam pembukaan ini Boediono ditunjuk sebagai Inspektur Upacara. Wapres Boediono bersama dengan Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla menekan tombol sirine sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan TKNV yang berlangsung sejak hari ini hingga 30 Juni 2013.  

Di depan para relawan, Boediono menyatakan kebahagiannya dapat bersama penggiat PMI yang telah datang dari berbagai penjuru tanah air.

“Saya juga mengucapkan selamat datang kepada semua delegasi internasional yang hadir,” ujar Boediono.

Sebanyak 51 relawan dari 14 negara turut hadir mengikuti kegiatan TKNV. Mereka adalah relawan dari Arab Saudi, Timor Leste, Republik Rakyat Cina (RRC), Perancis, Italia, Laos, Maldiv, Myanmar, Thailand, Vietnam, Malaysia, Filipina, Jepang dan Australia. Malaysia menjadi kontingen luar negeri terbesar dengan mengirimkan 14 relawannya.  

Tidak kurang dari 2.309 relawan PMI dari 33 provinsi se Indonesia beserta relawan asing hadir di pembukaan dengan melakukan deville kontingen, di antaranya kontingen relawan Provinsi Bali yang membawa patung ogoh-ogoh berbentuk Hanoman dan relawan kontingen DIY dengan pakaian ala prajurit Kraton Yogyakarta.  

Untuk memeriahkan acara pembukaan, PMI menghadirkan Marching Band dari Gresik dan tarian kolosal Gumebyar Relawan Nusantara yang dimainkan oleh gabungan mahasiswa Universitas Malang.
   
Usai pembukaan, Boediono bersama dengan Jusuf Kalla berdialog dengan para relawan di Perkemahan PMI Pusat yang diakhiri dengan melakukan kunjungan di sekitar perkemahan relawan. 
 
Untuk informasi lebih lanjut: Ketua Panitia TKNV Relawan PMI 2013, Muhammad Muas, Hp. 0812 802 4807 atau dr. Lilis Wijaya, Kepala Divisi Relawan Markas Pusat PMI, Hp. 0878 8181 8465. Kontak Media: Kepala Biro Humas Markas Pusat PMI, Aulia Arriani, Hp. 0816 795 379.


Sumber : www.pmi.or.id
Posted by KSR PMI Kota Samarinda

Peserta Kontingen Temu Karya Nasional V Mulai Berdatangan



Memasuki H-2 (22/6) menjelang pembukaan Temu Karya Nasional (TKN) V Relawan PMI (24/6) di Desa Selorejo, Kec. Ngantang, Kab. Malang, Prov. Jawa Timur, peserta kegiatan Temu Karya dari Kontingen PMI Provinsi berdatangan untuk memasuki kampung relawan PMI untuk mengikuti kegiatan yang akan berlansung sampai (30/6) nanti.

PMI Propinsi DKI Jakarta menjadi kontingen PMI Provinsi terbanyak untuk menghadiri kegiatan ini dengan membawa sekitar 250 personil.  Sampai dengan hari ini, 28 Kontingen baik dari tim advance maupun kontingen peserta inti secara keseluruhan mulai berdatangan dan menempati kavling-kavling yang telah disediakan panitia.

“Para peserta memang sudah berdatangan dari berbagai PMI Provinsi, dan dari perwakilan PMI Provinsi sudah banyak yang menempati kavling-kavling yang telah kami sediakan, dengan system diundi, agar adil bagi setiap kontingen,” jelas Agus Karyono, Wakil Ketua Bidang Sekretariat  TKN V, Relawan PMI.
Selain pera peserta yang hadir dari berbagai perwakilan PMI Provinsi , ajang kegiatan 5 tahunan PMI ini juga akan dihadiri para peserta yang akan hadir dari berbagai Negara sahabat perhimpunan nasional Palang Merah atau Bulan Sabit Merah.

“Hingga hari ini (22/6), peserta perwakilan dari peserta luar negeri yang akan pasti mengikuti kegiatan ini sekitar  58 Orang, yang datang dari 14 negara yaitu Jepang (3 orang), Filipina (1 orang), Thailand (2 orang), Perancis (3 orang),  Arab Saudi (6 orang), Australia (2 orang), Italia (2 orang), Myanmar (3 orang), Maldive (2 orang), Laos (3 orang), Italia (2 orang), Vietnam (2 orang), China (3 orang), dan Malaysia menjadi ngera  yang mengirimkan peserta terbanyak dengan 16 peserta,” jelas Aswi Reksaningtyas, Ketua Bidang Luar Negeri, TKN V Relawan PMI.

Untuk Informasi lebih lanjut dapat menghubungi :  Aulia Arriani, Kepala Biro Humas Markas Pusat PMI, HP. 0816795379.

Sumber : www.pmi.or.id
Posted by KSR PMI Kota Samarinda

Jalan Rabat Beton Mulai Difungsikan


Pembangunan jalan rabat beton oleh relawan Palang Merah Indonesia (PMI) bersama dengan masyarakat dan TNI mulai terlihat kegunaannya. Meski belum selesai dibangun, jalan rabat beton di Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur mulai dilalui warga. 

Dari pantauan Panitia Temu Karya Nasional V 2013 Relawan PMI, sejumlah warga yang berjalan kaki dan mengendarai kendaraan motor mulai lalu lalang di jalan rabat beton yang dibangun sejak April 2013 lalu.


“Meski belum tuntas dibangun, warga sudah mulai melewati jalan ini sejak pagi. Mereka berjalan atau naik motor membawa rumput. Adanya jalan ini sangat membantu warga, karena mereka tidak perlu menanjak seperti saat melalui di jalan utama,” kata Mahila Suryadewi, Camat Desa Pandansari. 

Panjang jalan rabat beton di Desa Pandansari 1.300 meter. Jalan rabat beton saat ini menjadi jalan alternatif. Bentuk jalan yang datar dan tidak menanjak memungkinkan jalan rabat beton menjadi jalur utama yang dapat dilalui masyarakat. 

“Lokasinya di bawah jalan utama dan datar. Sehingga warga akan mudah melewati jalan tersebut, terutama masyarakat yang berjalan kaki,” jelas Sunyoto, Komandan Rayon Militer (Danramil) yang ikut terlibat membangun jalan rabat beton tersebut.

Setiap harinya sebanyak 120 personil dari PMI, TNI dan masyarakat membangun jalan rabat beton. Mereka bekerja secara gotong royong mulai jam 8 pagi hingga 4.30 sore setiap harinya. Bahan utama jalan rabat beton yaitu semen, pasir, batu, dan beton didapat dari PMI, pemerintah daerah dan bantuan dari perusahaan mitra kerja PMI. Rencananya jalan rabat beton ini akan menjadi jalur evakuasi jika terjadi bencana letusan Gunung Kelud.

“Jalan rabat beton ini adalah bentuk bakti relawan ke masyarakat. Di TKNV kontingen relawan dari 33 provinsi akan terlibat untuk menuntaskan pembangunan jalan rabat beton. Kita harap jalan selesai dibangun pada hari Senin, 24 Juni besok,” jelas Fajar Sumirat, Koordinator Bidang Karya TKNV.  

 
Untuk informasi lebih lanjut: Ketua Panitia TKNV Relawan PMI 2013, Muhammad Muas, Hp. 0812 802 4807 atau dr. Lilis Wijaya, Kepala Divisi Relawan Markas Pusat PMI, Hp. 0878 8181 8465. Kontak Media: Kepala Biro Humas Markas Pusat PMI, Aulia Arriani, Hp. 0816795 379.

Sumber : www.pmi.or.id
Sabtu, 22 Juni 2013
Posted by KSR PMI Kota Samarinda

Menuju Temu Karya Nasional V 2013 Relawan PMI

Menjelang pelaksanaan Temu Karya Nasional V 2013 (TKNV) Relawan Palang Merah Indonesia (PMI), Markas Pusat PMI mulai memberangkatkan karyawannya ke lokasi kegiatan di kawasan Bendungan Selorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Para karyawan tersebut merupakan panitia kegiatan Temu Karya yang akan bertugas selama 2 minggu.
“Menjelang TKNV, kami mulai panitia pusat ke Selorejo untuk bertugas selama 2 minggu. Rombongan panitia pertama sudah berangkat pada Senin ini (17/6). Rombongan selanjutnya berangkat hari ini, (20/6),” jelas Ketua Panitia TKRNV Muhammad Muas.

Rombongan panitia yang telah diberangkatkan merupakan panitia gabungan, di antaranya panitia bidang Kesekretariatan, bidang penilaian, bidang Temu, Karya, Peningkatan Kapasitas, dan Persahabatan, serta Panitia Bidang Umum dan Perkemahan yang bertanggungjawab mempersiapkan lokasi perkemahan dan fasilitasnya. 

“Saat ini lokasi perkemahan sudah dilengkapi dengan MCK lengkap dengan air yang dipasang melalui pipanisasi. Air akan mengalir selama 24 jam dengan debit air tak terbatas,” jelas Koordinator Panitia Bidang Umum dan Perkemahan, Achmad Djaelani.

Di lokasi TKNV juga sudah dibangun 2 unit tenda air frame atau tenda yang memakai kerangka udara yang merupakan tenda bantuan dari Palang Merah Italia.

“Tenda air frame ini didesain dengan kenyamanan untuk tidur di lapangan dan dilengkapi dengan instalasi listrik, air conditioner, dan MCK,” tambah Djaelani.

Tim juga akan membantu peserta kontingen TKNV yang rencananya mulai memasang tenda dan kemah mereka, mulai 21 hingga 23 Juni. Setiap kontingen peserta akan mendapatkan 5 unit tenda keluarga, 5 unit tenda regu, 5 buah ember 14 liter, dan 5 unit jerigen.


Persiapan Umum

Sejauh ini persiapan TKNV hampir selesai. Para peserta relawan PMI dan peninjau yang terdaftar mengikuti Temu Karya sebanyak 2.025. Sementara relawan luar negeri hingga 10 Juni 2013 tercatat berjumlah 66 orang dari 18 negara, yaitu Saudi Arabia, Timor Leste, RRT, Perancis, Itali, Laos, Meldivian, Myanmar, Thailand, Vietnam, Malaysia, Filipina, Jepang, Australia, Papua Nugini Brunai, Srilanka, dan Finlandia.

TKNV akan berlangsung selama 1 minggu dan dimulai pada 24-30 Juni 2013. Wakil Presiden Budiono direncanakan akan membuka Temu Karya yang akan dihadiri oleh 700 undangan dari berbagai kalangan, termasuk Kepala Kepolisian RI Timur Pradopo, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Linda Amalia Sari, dan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Syarief Hasan yang rencananya akan terlibat dalam kegiatan sarasehan bersama relawan.

Di tengah persiapan menuju TKNV, panitia telah melaksanakan beberapa kegiatan bakti kemanusiaan ke masyarakat setempat, yaitu membangun pipanisasi air bersih di Desa Baturejo, drainage di Desa Ngantru, rabat beton di Desa Purworejo, Pandansari, dan Desa Sidodadi yang telah dikerjakan sejak April 2013. Bakti kemanusiaan ini dilakukan oleh 100 relawan PMI Kabupaten Malang dan TNI Polri. Seluruh kegiatan ini diharapkan selesai pada saat TKRNV.

Untuk informasi lebih lanjut: Ketua Panitia TKNV Relawan PMI 2013, Muhammad Muas, Hp. 0812 802 4807 atau dr. Lilis Wijaya, Kepala Divisi Relawan Markas Pusat PMI, Hp. 0878 8181 8465. Kontak Media: Kepala Biro Humas Markas Pusat PMI, Aulia Arriani, Hp. 0816 795 379.

Sumber : www.pmi.or.id
Jumat, 21 Juni 2013
Posted by KSR PMI Kota Samarinda

Relawan PMI Hadir di Program Dahsyat RCTI


Sebanyak 25 relawan Palang Merah Indonesia hadir di program musik Dahsyat RCTI pada Senin (17/6). Kehadiran mereka adalah untuk mensosialisasikan ajang Temu Karya Nasional V Relawan PMI yang akan digelar pada 24-30 Juni mendatang.
“Ke-25 relawan PMI ini adalah anggota kontingen DKI Jakarta yang akan mengikuti TKNV. Sebelum berangkat kami hadir di Dahsyat untuk menjelaskan mengenai kegiatan relawan termasuk Temu Karya,” jelas Abdurrachman, Humas PMI Provinsi DKI Jakarta.
Penayangan relawan PMI di program musik Dahsyat RCTI adalah salah satu bentuk kerjasama yang dilakukan PMI dan MNC Media terkait kegiatan pengembangan dan pembinaan relawan, termasuk TKNV. MNC Media menjadi salah satu sponsor utama untuk mendukung kegiatan relawan, termasuk TKNV.
Di Dahsyat, perwakilan relawan PMI yaitu Rolly Angga, relawan PMI Kota Jakarta Pusat ditemani oleh  selebritis Irfan Hakim yang ikut terlibat aktif dalam kegiatan PMI sebagai relawan.
“PMI itu salah satu diantara cara untuk menolong sesama. Kalau ada bencana, yang turun pertama kali adalah relawan PMI. Waktu Sukhoi jatuh, relawan PMI yang lebih dulu turun pertama kali. Waktu Merapi juga,” jelas Irfan Hakim yang pernah menjadi anggota Palang Merah Remaja (PMR).
Di depan para presenter Dahsyat, Angga dan Irfan menjelaskan mengenai kegiatan PMI yang tidak hanya melakukan program donor darah, tapi juga terlibat dalam membantu masyarakat saat terjadi bencana.   
“Masuk ke Dahsyat menjadi pengalaman pertama dan berharga untuk saya dan teman-teman. Kami bisa menjelaskan ke pemirsa mengenai apa yang dilakukan PMI. Saya yakin banyak yang melihat kami karena penonton Dahsyat cukup banyak,” jelas Rolly Angga, relawan PMI Kota Jakarta Pusat.

 
Untuk informasi lebih lanjut: Ketua Panitia TKNV Relawan PMI 2013, Muhammad Muas, Hp. 0812 802 4807 atau dr. Lilis Wijaya, Kepala Divisi Relawan Markas Pusat PMI, Hp. 0878 8181 8465. Kontak Media: Kepala Biro Humas Markas Pusat PMI, Aulia Arriani, Hp. 0816 795 379.

Sumber : www.pmi.or.id
Posted by KSR PMI Kota Samarinda

PMI Bangun Sejumlah Fasilitas Warga di Kabupaten Malang


Sebagai bentuk bakti kemanusiaan ke masyarakat dalam ajang Temu Karya Nasional V Relawan PMI yang akan di Selorejo, sebanyak 300 relawan Malang Raya membuat jalan rabat beton sepanjang 2.925 meter di 3 desa, yaitu Desa Purworejo, Pandansari, Sidodadi, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Pembuatan jalan rabat beton ini dikarenakan adanya kebutuhan warga untuk memiliki akses jalan yang lebih baik dan mudah.
Para relawan membuat jalan rabat beton dengan masing-masing panjang jalan yaitu Desa Purworejo 700 meter, Desa Pandansari 1.300 meter, dan Desa Sidodadi 925 meter. Pembuatan jalan mulai dilakukan relawan PMI sejak April 2013 bekerjasama dengan pihak TNI dan Polri. Diperkirakan jalan tersebut akan tuntas dibuat pada Minggu, 23 Juni atau satu hari menjelang pembukaan TKNV.
Dengan dibangunnya jalan rabat beton di 3 desa ini, masyarakat diharapkan akan memiliki akses jalan yang lebih mudah dan lebih baik menuju perkebunan yang menjadi mata pencaharian mereka. Selain itu, dengan akses jalanan yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat terhindar dari kecelakaan di jalan.
“Kondisi jalan di Desa Purworejo, Pandansari, dan Sidodadi mengalami kerusakan, sehingga perlu diperbaiki karena merupakan akses jalur perekenomian hasil perkebunan warga,” kata Fajar Sumirat, Koordinator Bidang Karya.
Tidak hanya itu, dengan pembuatan jalan rabat beton ini, masyarakat akan memiliki jalan yang lebih baik sehingga diharapkan masyarakat dapat nyaman di jalan dan terhindar dari kecelakaan.
Dalam membuat jalan rabat beton ini, PMI bekerjasama dengan pihak pemerintah daerah setempat, terutama dalam hal pendanaan. Sementara masyarakat setempat berswadaya dengan menyediakan beberapa perlengkapan dan peralatan pembuatan jalan.
Di TKNV, para relawan yang merupakan kontingen Temu Karya akan terlibat untuk menuntaskan pembuatan jalan rabat beton sebagai bagian dari kegiatan Karya di masyarakat.
Pipanisasi Air Bersih dan Drainase
Tidak hanya jalan rabat beton, relawan PMI juga telah mulai membuat pipanisasi air bersih dan 2 bak penampungan air bagi warga di Desa Banturedjo, Kabupaten Malang sejak April lalu. Pipanisasi dan pembuatan bak penampuangan air ini untuk memberikan akses air bersih yang lebih mudah ke masyarakat.
“Kami membuat pipanisasi sepanjang 1.5 kilometer dan menempatkan 2 bak penampungan air bagi warga di atas bukit dengan ketinggian 2.000 meter. Semoga pipanisasi dan adanya bak penampungan air ini berguna, sehingga warga tidak perlu lagi tadah hujan saat tidak terjadi curah hujan,” jelas Amirul Yasin, Panitia Bidang Karya.
Dengan akses air bersih ini, diharapkan masyarakat akan dapat melakukan aktivitas MCK dan memberikan air bersih bagi ternak-ternak mereka yang menjadi aktivitas keseharian.
Bakti kemanusiaan relawan PMI juga dilakukan dengan membuat drainase sepanjang 500 meter bersama warga di Desa Ngantru. Adanya drainase yang baik menjadi kebutuhan mendesak warga setempat, dikarenakan seringnya terjadi longsor.
“Desa Ngantru rawan dengan longsor. Kalau sudah longsor, drainase sering tertimbun tanah dan terjadi pendangkalan sehingga tidak dapat mengalirkan air,” kata Fajar Sumirat.
Dengan adanya drainase dengan lebar 60 cm ini akan menjadikan penataan lingkungan menjadi lebih baik, terutama mengurangi genangan air atau banjir saat musim hujan.

Informasi lebih lanjut: Ketua Panitia TKNV Relawan PMI 2013, Muhammad Muas, Hp. 0812 802 4807 atau dr. Lilis Wijaya, Kepala Divisi Relawan Markas Pusat PMI, Hp. 0878 8181 8465. Kontak Media: Kepala Biro Humas Markas Pusat PMI, Aulia Arriani, Hp. 0816 795 379.


Selasa, 18 Juni 2013
Posted by KSR PMI Kota Samarinda

PMI Bina dan Kembangkan Relawan melalui Temu Karya Nasional

Dukungan Perusahaan Ternama Indonesia
Ajang pembinaan dan pengembangan relawan Palang Merah Indonesia (PMI) kembali digelar. Setelah diadakan di Banten pada 2008, kali ini Temu Karya Relawan PMI Nasional V 2013 (TKNV) akan berlangsung di kawasan Bendungan Selorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Pelaksanaan TKNV kali ini mendapatkan dukungan dari beberapa perusahaan ternama di Indonesia. Penandatanganan komitmen dukungan dari beberapa perusahaan rekanan PMI dilakukan hari ini antara pihak PMI Pusat yang diwakili oleh Ketua Umum, H. Muhammad Jusuf Kalla dengan Hary Tanoesoedibjo (CEO MNC Media), Rinaldi Sjarif (Vice President PT Panasonic Gobel Indonesia), Franciscus Welirang (Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk), Gandi Sulistiyanto (Managing Director Sinar Mas), Strasfiatri Auliana (Group Head Corporate Secretary PT Indosat Tbk), dan Natasha Anne Sidhu,  (Marketing Director PT Santos Jaya Abadi).

Atas dukungan beberapa perusahaan ternama Indonesia dalam TKN V, M. Jusuf Kalla menyatakan hormat dan terima kasih yang sedalam-dalamnya. 
“Relawan telah menunjukkan darma baktinya pada bangsa dan negara. Mereka terjun di masyarakat dan membantu menyelesaikan permasalahan rakyat dengan sukarela. Para relawan telah menjadi agen perubahan bagi masyarakat. Dukungan MNC Media, PT Panasonic Gobel Indonesia, PT Indofood Sukses MakmurTbk, Sinar Mas APP, PT Indosat Tbk dan Kopi Kapal Api sangat berarti dalam pengembangan dan pembinaan kualitas relawan PMI,” jelas Ketua Umum PMI Jusuf Kalla.

Di saat yang sama, Hary Tanoesoedibjo menyampaikan, adalah komitmen MNC Media untuk membantu pengembangan relawan PMI melalui jaringan media komunikasi miliknya.
“MNC Media sebagai media group terbesar dan terintegrasi se-Asia Tenggara akan mendukung penuh kegiatan sosial dan kemanusiaan, khususnya aktivitas relawan PMI. Dukungan ini diwujudkan dengan menjadi media partner di mana melalui MNC Media kegiatan relawan PMI ini akan disosialisasikan sekaligus menggugah masyarakat luas untuk berperan aktif menjadi relawan,” ujar Hary Tanoesoedibjo, CEO MNC Group, selaku perwakilan mitra kerja.

"Sudah menjadi budaya Panasonic Gobel, sebagaimana induk perusahaan kami yang lahir di negara yang juga rawan bencana seperti di Indonesia, untuk senantiasa membantu gerakan-gerakan pemulihan bencana, seperti yang dilakukan PMI dengan para relawannya. Tidak mudah menjadi seorang relawan, pengorbanan sosial bahkan jiwa dibutuhkan dalam mengemban tugas sebagai relawan. Bagi kami relawan adalah Pahlawan. Kami bangga bisa membantu dan menjadi bagian utama dari kegiatan lima tahunan PMi ini. Semoga dengan TKN V ini, mampu mempererat silaturahmi antar relawan, meningkatkan standar kualitas ke jenjang yang lebih tinggi dan meningkatkan perannya sebagai salah satu agen pembangunan nasional," tegas Renaldi Sjarif, Vice President PT Panasonic Gobel Indonesia.
Sebagai bentuk implementasi dari salah satu pilar Corporate Social Responsibility (CSR), yaitu Solidarity for Humanity, Indofood terus mendukung program donor darah yang diperuntukkan bagi kegiatan kemanusiaan melalui PMI.

"Di tahun 2012, tercatat 13.612 orang pendonor yang terdiri dari karyawan Indofood dan masyarakat sekitar operasional perusahaan dengan total akumulasi darah yang disumbangkan sekitar 4.659 liter darah", jelas Franciscus Welirang, Direktur PT Indofood Sukses MakmurTbk.

“Adalah komitmen Sinar Mas untuk terus mendukung upaya pengembangan sumber daya manusia Indonesia. Para relawan memainkan peranan penting dalam kegiatan pemulihan pasca bencana. Membantu mengembangkan kualitas relawan PMI tentu saja menjadi salah satu perhatian kami dalam upaya pengembangan sumber daya manusia Indonesia,” jelas Gandi Sulistiyanto, Managing Director Sinar Mas.

Di lain pihak, (Strasfiatri Auliana, Indosat) menyatakan, sebagai warga negara Indonesia, Indosat berperan untuk tidak berpangku tangan dalam penanggulangan masalah bencana nasional. Peran aktif Indosat dalam pemulihan pasca bencana disalurkan dalam bentuk dukungan terhadap kegiatan TKN V yang bertujuan meningkatkan kualitas para relawan.
“Atas nama perusahaan, saya sampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada PMI dan seluruh relawan PMI atas sepak terjangnya selama ini,” tambah Strasfiatri Auliana, Group Head Corporate Secretary PT Indosat Tbk.

Juga sebagai salah satu pendukung utama kegiatan TKN V, Kopi Kapal Api menyatakan, pihaknya pun selalu berkontribusi dalam kegiatan-kegiatan kemanusiaan.
“PMI menjadi salah satu faktor kunci dalam dalam kegiatan kemanusiaan. Sementara Relawan PMI adalah ujung tombak pemulihan pasca bencana. Perusahaan dan segenap karyawan kami mendukung kegiatan peningkatan kualitas relawan PMI ini sepenuh hati,” jelas Natasha Anne Sidhu, Marketing Director PT Santos Jaya Abadi.
Temu Karya Relawan PMI Nasional V, 2013

Temu Karya Nasional V akan mengangkat tema “Relawan sebagai Agen Perubahan”. Selama kegiatan, mereka akan mengikuti empat kegiatan besar (Temu, Karya, Pengembangan Kapasitas, dan Persahabatan) merupakan rangkaian ajang pembinaan dan pengembangan, seperti pertemuan relawan, bakti relawan di masyarakat, hingga pertukaran budaya dan seni.

Temu Karya akan dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Budiono pada Senin (24/6) pukul 09.00 di Selorejo, Malang, akan diikuti oleh sekitar 3 ribu relawan PMI se Indonesia dan 64 relawan dari 16 negara asing. Antara lain Singapura, Vietnam, Arab Saudi, Jepang dan Italia. Malaysia menjadi kontingen relawan luar negeri terbesar dengan mengirimkan 19 relawan untuk terjun dalam ajang lima tahunan ini.

“Relawan dari latar belakang budaya, minat, dan pendidikan yang berbeda akan bertemu dan berpartisipasi aktif dalam Temu Karya. Mereka akan saling mengembangkan diri, bertukar pengalaman, belajar dari ketrampilan masing-masing, dan mengekspresikan potensi serta kreativitas mereka,” kata Ketua Panitia TKN V Relawan PMI, Muhammad Muas.

Di Temu Karya kali ini, PMI melibatkan pihak kementerian untuk terlibat dalam kegiatan sarasehan dan membahas topik yang terkait dengan relawan. Menteri Koperasi & Usaha Kecil Menengah (UKM) Syarief Hasan direncanakan hadir, selain kehadiran Menteri Pemberdayaan Perempuan, Linda Amalia Sari Gumelar, yang akan berbagi informasi mengenai kesetaraan gender dalam penanggulangan bencana, anti kekerasan dan diskriminasi.

Hingga saat ini PMI memiliki relawan yang tersebar di Indonesia yang terdiri atas Korps Sukarela (KSR) sebanyak 32.568 orang, Tenaga Sukarela (TSR) sebanyak 19.294 orang dan Donor Darah Sukarela (DDS) sebanyak 893.381. Dengan jumlah ini PMI merupakan organisasi jumlah relawan terbanyak dari 188 anggota perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah di dunia.

Untuk informasi lebih lanjut: Ketua Panitia TKNV Relawan PMI 2013, Muhammad Muas, Hp. 0812 802 4807 atau dr. Lilis Wijaya, Kepala Divisi Relawan Markas Pusat PMI, Hp. 0878 8181 8465. Kontak Media: Kepala Biro Humas Markas Pusat PMI, Aulia Arriani, Hp. 0816 795 379.

Kamis, 13 Juni 2013
Posted by KSR PMI Kota Samarinda

Info Anggota


Donasi Palang Merah Indonesia

Donasi Peduli Korban Banjir di Indonesia

1. Bank Mandiri, No rek. 070-00-00116017 an. Palang Merah Indonesia
2. BCA, No rek. 206.300668.8 an. Kantor Pusat PMI
3. BRI, No rek. 0390-01-000030-30-3 an. Palang Merah Indonesia

Donasi Siaga Bencana

1. Bank BCA, KCU Thamrin Jakarta, Nomor Rekening 206.300668.8, atas nama Kantor Pusat PMI. Swift Code: C E N A I D J A

2. Bank Mandiri, KCP JKT Krakatau Steel, Nomor Rekening: 070-00-0011601-7, atas nama Palang Merah Indonesia. Swift Code: B M R I I D J A

3. BRI, KC Pancoran, Jakarta, Nomor Rekening: 0390-01-000030-30-3, atas nama Palang Merah Indonesia. Swift Code: B R I N I D J A


Humas PMI +62.21.7992325
E Mail : pmi@pmi.or.id

Statistik

Flag Counter

Total Tayangan Halaman

- Copyright © KSR-PMI Kota SamarindaPowered by Blogger - ReDesigned by Putu Suriana -